Instrumentasi-MKG

PRODI D-IV INSTRUMENTASI-MKG

PRODI INSTRUMENTASI-MKG GELAR EDUKASI PERALATAN PEMANTAU CUACA DAN POLUSI UDARA DI DESA PASIR TANJUNG

Rangkasbitung (08/11)—Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) melalui Program Studi (Prodi) Instrumentasi-MKG mengadakan Kegiatan Edukasi Peralatan sebagai Indikator Cuaca dan Polusi Udara di Kantor Desa Pasir Tanjung pada Rabu, 8 November 2023. Acara ini merupakan bentuk kontribusi Prodi Instrumentasi dalam upaya Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan dihadiri oleh seluruh dosen dan perwakilan taruna/i Prodi Instrumentasi-MKG, perangkat desa setempat, dan tamu undangan dari warga Desa Pasir Tanjung.

Kegiatan dimulai dengan pemasangan alat pengukur curah hujan dan pengukur polusi udara PM 2,5. Tujuan pemasangan alat ini adalah untuk memantau dan mengumpulkan data yang akurat terkait kondisi cuaca dan tingkat polusi udara di wilayah tersebut. Hal ini bertujuan agar masyarakat Desa Pasir Tanjung dapat lebih memahami peran alat tersebut dalam memonitor parameter cuaca dan polusi udara.

Alat pengukur curah hujan otomatis milik Tim PKM Prodi Instrumentasi-MKG

Sumber : Tim PKM Instrumentasi MKG

Kegiatan PKM dilanjutkan dengan sesi edukasi mengenai pentingnya mengetahui informasi cuaca serta polusi udara yang disediakan oleh BMKG. Materi ini disampaikan oleh Agustina Rachmawardani dan Kanton Lumban Toruan. Sesi materi disambung dengan sesi diskusi yang mendapatkan antusiasme dari audiens. Warga dan tamu undangan menyampaikan banyak pertanyaan mengenai cuaca, kualitas udara, dan layanan yang dikeluarkan oleh BMKG lainnya.

Tamu undangan menyanyikan lagu Indonesia Raya

Sumber : Tim PKM Instrumentasi MKG

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang informasi cuaca dan polusi udara, serta memberikan landasan untuk pengambilan keputusan yang lebih cerdas sehari-hari. Selain itu, diharapkan kerja sama antara STMKG, yang berada di bawah naungan BMKG sebagai instansi pemerintah, dan masyarakat semakin meluas. Melalui keterlibatan ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih tangguh terhadap perubahan iklim.

Pewarta : Kurniawan Eko Putra

Editor : Alrachmah Wahyuningsih Prasetya dan Marzuki Sinambela

Komentar anda